Tulisan Tidak Berfaedah Tentang Sebuah Lagu

Sumber gambar: pixabay.com

Di tantangan ketiga “10 Kali Tantangan Menulis” yang diadakan oleh Katahati, peserta diharuskan untuk menginterpretasi sebuah lagu. Ada tujuh lagu yang mesti diinterpretasi (Dia dari Anji, Angin Malam dari Broery Marantika, Cinta dan Rahasia dari Yura Yunita ft. Glen Fredly, Jangan Pernah Berubah dari Marcell, Mahal dari Meggy Z., Jadikan Aku Pacarmu dari Sheila On Seven, dan Menghujam Jantungku dari Tompi). Dipilih salah-satunya.

Dalam pengantar tantangan ini, dituliskan bahwa: (1) Pilihlah satu di antara tujuh lagu yang telah di tentukan, (2) Dengarkan lagu yang tersebut dan resapi dalam-dalam, (3) Apakah lagu itu meninggalkan kesan mendalam di hati kalian? Ceritakan kesan itu!

Sayangnya, dengan membatasi lagu seperti itu, akan membatasi pula ide untuk berkembang. Tidak semua orang punya kesan berarti di antara ketujuh lagu tersebut, termasuk saya. Maka di tengah kurungan seperti itu, saya kebingungan mau menulis apa.

Saya kemudian mendengarkan semua lagu tersebut dan mencoba meresapinya dalam-dalam. Semua lagu bertemakan kisah asmara. Saya teringat kisah percintaan saya yang suram. Tapi rasa-rasanya kisah itu tak sesuai dengan ketujuh lagu di atas. Ide menuliskan kisah asmara itu saya buang jauh-jauh.

Saya dengarkan lagi lagu-lagu itu dan kembali mencoba meresapinya dalam-dalam. Saya mendapat sedikit kenangan di lagu berjudul “Dia “ yang dinyanyikan Anji. Saya teringat kawan-kawan saya di tanah rantau sewaktu kuliah dulu. Kalau lagi ngumpul, lagu itu sering dinyanyikan kawan saya sambil bermain gitar. Maklum saja, selain karena iramanya enak, lagu itu memang sangat populer pada zamannya. Lagu ini jadi salah-satu lagu paling populer di Indonesia. Di Youtube (saat tulisan ini dibuat), “Dia” ditonton kurang lebih 120 juta kali. Video musik tersebut diklaim sebagai video musik pertama di Indonesia yang mendapatkan viewers sebanyak 100 juta.

Di tengah kepopuleran lagu itu pula, banyak meme beredar di media sosial yang mem-pleset-kan liriknya. Salah satu yang paling saya ingat adalah gambar seorang lelaki mengendarai motor gede yang diringi lagu tersebut. Di meme tersebut tertulis seperti ini:

Ohh Tuhan …..
Kucinta Nia …
Kusayang Mia
Rindu Tia
Inginkan Widia

Entah kenapa meme itu sagat terkenang di kapala saya. Mungkin karena memberikan motivasi untuk segera memiliki (banyak) wanita. Sungguh meme yang sangat menginspirasi.
Demikianlah tulisan yang tidak berfaedah ini. Lebih dan kurangnya mohon diamaafkan. Wassalam.


Catatan: Tulisan ini pertama kali dipublikasikan pada 25 Januari 2019 untuk memenuhi tantangan ketiga dari 10 kali tantangan menulis dengan tema: Interpretasi Lagu. Tantangan ini diselenggarakan oleh #Katahatiproduction #Katahatichallenge

Belum ada Komentar untuk "Tulisan Tidak Berfaedah Tentang Sebuah Lagu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel