Grup Musik yang Sering Saya Dengarkan Akhir-Akhir ini (Bagian II)

Sumber: Pixabay.com

Setelah beberapa waktu lalu saya menuliskan lima grup musik yang sering saya dengarkan, hari ini saya akan melanjutkan enam sisanya. Sila disimak jika berkenan.

Efek Rumah Kaca

Sebelumnya  saya tak pernah mengira bahwa istilah yang merujuk kepada salah satu penyebab pemanasan global ini bisa menjadi sebuah nama grup musik. Efek Rumah Kaca telah membuka pikiran saya bahkan dari penamaan mereka saja. Sangat unik,  berani, dan out of the box.

Hal ini juga sejalan dengan karya-karya mereka. Lagu-lagu Efek Rumah Kaca banyak memotret keadaan sosial masyarakat. Tema yang mungkin sangat tidak dilirk oleh industri musik. Tapi mereka tidak peduli dengan pasar musik. Mereka berada di jalur indie dan musik dengan pesan-pesan sosial dan politik, memang selalu ada penikmatnya.

Float

Saya tidak sengaja mendengarkan sebuah lagu yang kemudian saya tahu kalau itu lagu dari Float berjudul Tiga Hari Tuk Selamanya. Rasa-rasanya di telinga saya lagu itu cukup enak. Lagu itu seperti pembuka jalan bagi saya untuk berkenalan dengan lagu-lagu Float lainnya.

Sore dan Dialog Dini Hari

Ini berkaitan dengan ketertarikan saya dengan grup-grup musik indie. Suatu waktu saya  iseng-iseng searching di Google grup musik indie di Indonesia. Ketemulah saya dengan dua nama grup musik tersebut. Lagu mereka asyik ternyata. Saya suka lagu dari Sore berjudul Sssst…. Sementara kalau Dialog Dini Hari, entah kenapa yang terkadang spontan saya nyanyikan adalah Bumiku Buruk Rupa.

Fourtwnty

Suatu waktu saya pernah nongkrong di sebuah warung kopi (warkop). Warkop tersebut memutar lagu hingga sampai pada lagu yang kemudian saya tahu itu berjudul Zona Nyaman dari Fourtwnty. Lagunya enak dan karena itu pula saya mencoba mendengarkan lagu-lagu mereka yang lain.

Letto

Dulu sekitar tahun 2006 (kalau tidak salah) lagu-lagu mereka begitu populer. Salah satu lagunya berjudul Ruang Rindu menjadi soundtrack sinetron Intan pada waktu itu. Lirik-lirik mereka puitis dan irama musiknya juga enak. Mungkin karena itulah banyak yang suka dengan musik yang dihadirkan Letto. Saya tidak tahu di mana mereka sekarang.

Waktu beberapa bulan lalu lagu Mungkin Nanti versi Jepang sedang populer, saya tidak sengaja menemukan lagu Ruang Rindu versi jepang juga. Lagu mengingatkan saya kepada Letto. Setelah itu, saya rasa-rasanya rindu dengan lagu-lagu Letto lagi. Itulah kenapa lagu mereka masuk playlist saya.

***

Itulah grup musik yang saya dengarkan akhir-akhir ini. Tidak banyak, tapi cukup memberikan warna di hidup saya yang penuh hitam putih. Ini bukan rekomendasi, tapi kalau mau mencoba mendengarkan mereka, ya silakan. Kalau tidak, ya tidak masalah juga. Akhir kata, semoga tulisan ini bermanfaat. Terima Kasih.


Baca Juga: Grup Musik yang Sering Saya Dengarkan Akhir-Akhir ini Bagian Pertama 

2 Komentar untuk "Grup Musik yang Sering Saya Dengarkan Akhir-Akhir ini (Bagian II)"

  1. Kalo band indie kesukaan saya itu White Shoes & The Couples Company. ERK juga suka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. White Shoes & The Couples ya. Baru dgar sy grup musik itu. Nanti coba sy dgarkan.

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel