Ayam Kentucky Paling Lezat di Kota Mamuju


Beberapa waktu lalu, Kentucky Fried Chicken (KFC) baru saja mengadakan opening atas gerainya yang ada di kota Mamuju. Gerai tersebut diberi nama KFC Bintang Mamuju. Bagi perusahaan waralaba asal kentucky, Amerika Serikat tersebut, itu adalah gerai pertama dan satu-satunya yang ada di Mamuju (dan bahkan satu-satunya yang ada di Sulawesi Barat sendiri). Tentu saja saat itu pengunjung membludak. Para pembeli rela mengantre panjang hanya untuk merasakan kelezatan makanan dan minuman yang ditawarkan oleh KFC.

Salah satu menu yang paling populer dari KFC tentu saja adalah ayam goreng tepungya. Makanan ini adalah olahan daging ayam yang dibalut dengan tepung lalu kemudian digoreng. Di Indonesia, makanan ini dikenal dengan nama ayam Kentucky.

Sebetulnya, ayam kentucky lebih tepat disebut sebagai ayam goreng tepung. Hanya saja, mungkin karena  KFC-lah  yang pertama mempopulerkannya, sehingga ayam Goreng Tepung lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan ayam kentucky. Sebutan  lain yang juga sering disematkan untuk ayam goreng tepung adalah ayam crispy. Hal ini tak lepas karena tekstur tepungnya yang kriuk-kriuk seperti kerupuk.

Di Mamuju sendiri, penjual ayam kentcuky alias ayam crispy alias ayam goreng tepung sudah banyak. Penjual tersebut bahkan sudah menjajakan jualannya jauh hari sebelum KFC datang. Nah, di bawah ini adalah ulasan saya mengenai beberapa penjual ayam goreng tepung yang ada di kota Mamuju.

Quick Chicken


Dilansir dari Wikipedia, Quick Chicken adalah merek dagang waralaba rumah makan siap saji lokal dari PT. Quick Chicken. Perusahaan ini berdiri sejak 22 April 2000. Di Mamuju gerai Quick Chicken tersebar di beberapa titik, seperti Jl. Martadinata, Jl. Jenderal Sudirman, dan Jl. Pababari. Gerainya cukup sederhana, yakni berbentuk box dan kebanyakan bertempat di area minimarket.

Karena penasaran, saya akhirnya mencoba ayam goreng crispy ala Quick Chicken ini. Saya beli satu porsi ayam goreng tepungnya. Pelayannya mengemas rapi pesanan saya dalam sebuah kotak, yang sudah di desain menarik tentunya. Satu porsinya seharga Rp17,000.00 yang terdiri dari 1 potong ayam goreng (saya memilih bagian paha atas), nasi, ditambah 2 buah saus tomat dalam bentuk sachet. Kalau ingin membeli hanya ayam gorengnya saja, mungkin harganya sekitar Rp13,000.00.

Kesan pertama saya ketika menyantap ayam crispy dari Quick Chicken ini adalah tepungnya yang kurang banyak membaluti daging ayam. Saya tidak tahu apakah itu memang resep dari sananya atau tidak, tapi penyajian yang seperti itu, sedikit mengurangi sensasi kriuk-kriuk di lidah.

B’ Fried Chicken (BFC)


Di Mamuju, gerai BFC ada di beberapa tempat. Sama seperti Quick Chicken, gerai BFC juga cukup sederhana: kecil sebagaimana penjual-penuual pinggir jalan. Bedanya, gerai BFC tidak diposisikan di sekitar area sebuah minimarket. Di kota Mamuju, gerai BFC dapat ditemukan misalnya di Jl. KS. Tubun atau  Jl. Pababari.

Saya beberapa kali membeli ayam goreng tepung BFC ini. Untuk satu potong ayam goreng tepung (bagian paha atas) plus dua buah saus, yakni saus sambal dan saus tomat. dijual dengan harga Rp11,000.00.

Rasa tepungnya memang cukup enak. Tepung yang membaluti daging ayam juga cukup tebal (setidaknya lebih tebal dari Quick Chicken tadi) sehingga terasa gurih ketika masuk ke mulut. Selain itu, ada rasa khas pada tepungnya. Hanya saja, daging ayamnya sedikit alot ketika digigit. Hal ini mengurangi sedikit kenikmatan ketika menyantap ayam goreng tepung dari BFC ini.

C’Bezt Friedchicken


C’Bezt Friedchicken hanya memiliki satu outlet di kota Mamuju, yakni di Jl. Yos Sudarso. Kalau kesulitan menemukannya, cukup datang ke anjungan pantai manakarra. Tepat di depan salah satu landmark kota Mamuju itulah C’Bezt Friedchicken berada.

Berbeda dengan Quick Chicken dan BFC, gerai C’Bezt memiliki ukuran yang cukup besar. Ia menempati sebuah ruko. Konsep C’Bezt ini memang berbeda dari dua pesaingnya itu. C’Bezt ini dikonsep sebagai tempat tongkrongan.

Saya beli satu potong ayam goreng tepungnya (lagi-lagi paha atas karena saya memang menyukainya). Harganya Rp14,000.00 plus diberi bonus saus sambal dan saus tomat (masing-masing dua buah). Harganya memang sedikit lebih mahal dari dua yang sebelumnya, tapi ukuran ayamnya sedikit lebih besar. Tepungya juga tebal. Rasanya cukup enak, meski pada waktu itu saya kira tepungya kebanyakan garam.

Ayam Goreng Tepung Wonorejo


Penjual ayam goreng ini adalah sebuah warung yang bernama warung Wonorejo. Makanya saya menyebutnya ayam goreng tepung Wonorejo. Tak hanya ayam goreng tepung sebetulnya yang dijual di sana. Beberapa menu lain juga ada. Hanya saja, ayam goreng tepungnya bisa dibilang paling populer. Warung Wonorejo terletak di Jl. Sultan Hasanuddin, Mamuju.

Harga ayam goreng tepung dari warung Wonorejo ini cukup murah, yakni Rp10,000.00. Meski begitu, rasanya tidak murahan. Tepung ayamnya tebal dan rasanya juga khas. Ditambah lagi, ada sambal tumis yang diracik sendiri oleh pemilik warung. Karena sambal tumis itu, menyantap ayam goreng tepung dari warung ini, memiliki sensasi tersendiri.

***
Itulah beberapa penjual ayam goreng tepung yang ada di kota Mamuju. Lalu mana yang paling lezat? Semuanya lezat, semuanya enak. Tapi kalau disuruh memilih satu yang paling enak, saya akan memilih ayam goreng tepung dari warung Wonorejo itu. Alasannya? Ya, karena saya sukanya yang itu. Sudah itu saja.

Belum ada Komentar untuk "Ayam Kentucky Paling Lezat di Kota Mamuju"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel